Stabilisasi Tanah Lempung dengan Kapur Tohor dan Abu Sekam Padi Terhadap Uji Kuat Tekan Bebas
DOI:
https://doi.org/10.61179/jtsukrim.v3i1.809Keywords:
stabilisasi tanah, lempung, unconfinedAbstract
Tanah lempung adalah jenis tanah yang biasanya rentan terhadap permasalahan dalam konstruksi. Ini dikarenakan sifatnya yang berplastisitas tinggi, rendah daya dukung, serta perubahan volume yang signifikan akibat variasi kadar air. Kondisi tersebut menyebabkan tanah lempung sering memerlukan perbaikan sebelum tanah tersebut menjadi dasar suatu konstruksi. Suatu metode yang bertujuan untuk stabilisasi tanah dapat diterapkan dengan menambahkan beberapa bahan. Penyelidikan ini memiliki tujuan untuk memahami karakteristik tanah berjenis lempung serta menganalisis perubahannya saat ditambahkan abu sekam padi dan kapur tohor terhadap peningkatan kuat tekan bebas tanah. Tanah yang di uji adalah tanah dari Jalan Dlingo, Desa Mangunan, Kabupaten Bantul. Variasi campuran yang digunakan adalah kapur tohor 15% dengan abu sekam padi 0 persen, 5 persen, 10 persen, dan 15 persen terhadap berat kering tanah. Beberapa pengujian dilakukan untuk tanah dengan campuran tersebut meliputi uji sifat fisik dari tanah serta kuat tekan (unconfined). Berdasarkan pengujian menunjukkan tanah asli termasuk dalam klasifikasi CH menurut USCS dan A-7-6 menurut AASHTO. Penambahan abu sekam padi dan kapur tohor mampu menurunkan plastisitas tanah serta nilai kuat tekan meningkat dengan drastis. Campuran optimum didapat dari variasi kapur yang 15 % dan abu sekam padi 10% dengan pemeraman 7 hari.

