https://journal.ukrim.ac.id/index.php/JTSUKRIM/issue/feedJurnal Teknik Sipil UKRIM2026-09-11T10:04:35+07:00Dr. David S. V. L. Bangguna S.T., M.T david@ukrimuniversity.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Focus & Scope JTS UKRIM</strong>:<br />(1) Teknik struktur,<br />(2) Teknik transportasi,<br />(3) Sumber daya air,<br />(4) Teknik Geoteknik,<br />(5) Manajemen konstruksi,<br />(6) Teknik lingkungan,<br />(7) Material dan teknologi konstruksi, dan<br />(8) Perencanaan dan ketahanan infrastruktur.<br />Submit <strong>GRATIS!</strong></p>https://journal.ukrim.ac.id/index.php/JTSUKRIM/article/view/863Analisis Efektivitas dan Efisiensi Penggunaan Alat Berat pada Pekerjaan Galian Tanah Proyek Normalisasi Sungai Wulan Paket III2026-09-01T17:01:57+07:00Ryanta Akbar Rahmantararyanrar31@gmail.comGhoutsillah Sofia Ardhighoutsillah@gmail.comMuhamad Rusli Ahyarryanrar31@gmail.comEko Muliawan Satrioryanrar31@gmail.com<p>Pekerjaan tanah merupakan salah satu aktivitas utama pada Proyek Normalisasi Sungai Wulan Paket III yang memiliki kontribusi besar terhadap durasi pelaksanaan dan biaya proyek karena melibatkan penggunaan alat berat secara intensif. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap produktivitas dan kombinasi alat berat agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Penelitian difokuskan pada pekerjaan galian tanah di STA P.424+50 sampai dengan STA P.428+50 dengan menggunakan data pelaksanaan periode November–Desember 2025. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, perhitungan volume pekerjaan, serta analisis produktivitas alat berat. Hasil perhitungan pada kondisi eksisting dibandingkan dengan sepuluh alternatif kombinasi alat berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi aktual penggunaan alat berat memerlukan biaya sebesar Rp3.584.573.000 dengan durasi pelaksanaan 418 jam (52 hari kerja). Evaluasi menunjukkan bahwa Alternatif 5 merupakan kombinasi paling efektif dan efisien, yaitu menggunakan 5 unit <em>Excavator</em> PC300 untuk galian, 3 unit <em>Excavator</em> PC300 untuk <em>loading</em>, 6 unit <em>Heavy Dump Truck</em>, dan 4 unit <em>Bulldozer</em>. Kombinasi tersebut menghasilkan biaya sebesar Rp3.238.034.750 dengan durasi 48 hari kerja, menghemat biaya Rp346.538.250 serta mempercepat waktu pelaksanaan selama 4 hari.</p>2026-09-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIMhttps://journal.ukrim.ac.id/index.php/JTSUKRIM/article/view/833Optimasi Proyek Gedung Puskesmas dengan Metode Critical Path Method (CPM) dan Time Cost Trade Off (TCTO)2026-09-01T17:11:39+07:00Fitria Nadia Indriatiwachidhasyim@unwir.ac.idNono Suhanawachidhasyim@unwir.ac.idWachid Hasyimwachidhasyim@unwir.ac.id<p style="font-weight: 400;">Proyek konstruksi sering menghadapi permasalahan keterlambatan waktu dan pembengkakan biaya yang dapat menurunkan efisiensi pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan durasi dan biaya pada proyek pembangunan Gedung fasilitas kesehatan di Kabupaten Indramayu dengan menggunakan metode <em>Critical Path Method</em> (CPM) dan <em>Time Cost Trade Off</em> (TCTO). Metode CPM digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis proyek berdasarkan hubungan antar aktivitas, sedangkan metode TCTO diterapkan untuk melakukan percepatan melalui strategi penggantian material pada pekerjaan tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis proyek terdiri dari aktivitas A-B-C-D-E-G-H-I-J dengan durasi awal sebesar 151 hari. Penerapan metode TCTO pada pekerjaan dinding, atap, dan langit-langit menghasilkan percepatan durasi proyek menjadi 133 hari atau berkurang 18 hari dari kondisi awal. Selain itu, terjadi efisiensi biaya sebesar Rp 32.909.752 atau sekitar 1,83% dari total anggaran proyek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian material merupakan strategi yang efektif dalam mengoptimalkan waktu dan biaya proyek tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.</p>2026-09-07T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIMhttps://journal.ukrim.ac.id/index.php/JTSUKRIM/article/view/859Analisis Tekanan Air Terhadap Debit yang Dihasilkan pada Pompa Hidram2026-08-03T13:51:19+07:00Yusuf Ariel Sageileppakyusuf.ariel.s@mail.ukrim.ac.idKristian Telaumbanuayusuf.ariel@ukrimuniversity.ac.idRahman Lamusuyusuf.ariel@ukrimuniversity.ac.id<p style="font-weight: 400;">Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang penting, terutama di daerah terpencil dan pegunungan yang belum terjangkau listrik. Pompa hidram merupakan teknologi tepat guna yang memanfaatkan energi kinetik aliran air melalui fenomena <em>water hammer</em> untuk memompa air ke elevasi lebih tinggi tanpa energi eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan debit serta tekanan air yang dihasilkan pompa hidram satu klep dan tiga klep pada variasi ketinggian <em>input</em> (0,62 m; 0,82 m; dan 1,02 m) serta <em>output</em> (3 s.d 9 m). Pengujian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta menggunakan manometer dan gelas ukur, diulang tiga kali tiap perlakuan. Hasil menunjukkan pompa tiga klep konsisten menghasilkan tekanan dan debit lebih tinggi dibanding satu klep. Pada kondisi terbaik (<em>input</em> 1,02 m, <em>output</em> 9 m), pompa tiga klep menghasilkan tekanan keluar 1,440 bar dan debit bak 0,1583 l/detik, dibandingkan pompa satu klep sebesar 1,087 bar dan 0,1200 l/detik, atau peningkatan debit pipa atas sekitar 340%. Tekanan tertinggi 1,643 bar dicapai tiga klep pada <em>input</em> 0,82 m <em>output</em> 9 m, akibat luas penampang lubang buang yang lebih besar. Pompa tiga klep direkomendasikan untuk skala menengah, sedangkan satu klep lebih sesuai untuk skala kecil karena kemudahan perawatan.</p>2026-09-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIMhttps://journal.ukrim.ac.id/index.php/JTSUKRIM/article/view/865Analisis Kualitas Layanan Parkir Pamela Supermarket Menggunakan Metode Servqual, IPA Dan QFD2026-09-11T10:04:35+07:00Heriadi Heriadiheriyadi@ukrimuniversity.ac.idYosua Waruwuheriyadi@ukrimuniversity.ac.idK. Martamonaheriyadi@ukrimuniversity.ac.id<p>Swalayan Pamella di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu pusat perbelanjaan yang ramai di kunjungi menghadapi tantangan dalam menyediakan fasilitas parkir yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan parkir swalayan Pamella menggunakan pendekatan <em>Service Quality</em> (SERVQUAL), <em>Importance Performance Analysis</em> (IPA), dan <em>Quality Function Deployment</em> (QFD). Metode SERVQUAL digunakan untuk mengukur kesenjangan antara persepsi dan harapan pengguna berdasarkan lima dimensi kualitas layanan, metode IPA diterapkan untuk prioritas perbaikan, dan QFD digunakan untuk merumuskan rekomendasi teknis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada responden pengguna layanan parkir. Hasil analisis menunjukkan adanya kesenjangan negatif pada sejumlah atribut terutama SERVQUAL di Pamella 1 dan 8, yang mengindikasikan perlunya peningkatan layanan. Atribut-atribut dalam kuadran prioritas IPA pada Pamella 1 dan 8 merupakan yang paling signifikan, sehingga menjadi prioritas utama dalam perbaikan layanan. Analisis QFD menunjukkan bahwa Pamella 7 memerlukan area parkir yang lebih luas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan strategis bagi pengelola swalayan Pamella dalam upaya peningkatan kualitas layanan parkir secara berkelanjutan.</p>2026-09-13T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Sipil UKRIM