Pengolahan Air Hujan Menjadi Air Layak Minum Menggunakan Metode Filtrasi

Authors

  • Jhonson Andar Harianja Universitas Kristen Immanuel
  • Anugrah Triman Bela Lase Universitas Kristen Immanuel
  • Helen Gracia Nibenia Zebua Universitas Kristen Immanuel

DOI:

https://doi.org/10.61179/jtsukrim.v3i1.805

Keywords:

air hujan, filtrasi, kualitas air, saringan, air minum

Abstract

Ketersediaan air bersih di perkotaan Indonesia masih bergantung pada air tanah, yang rentan terhadap pencemaran dan penurunan kualitas. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan air hujan sebagai sumber air minum alternatif melalui metode filtrasi. Uji eksperimental dilakukan menggunakan filter pipa dengan panjang 30 cm dan 120 cm yang berdiameter 5 inci serta variasi media filtrasi (serabut kelapa, pasir, kerikil, arang aktif, butiran keramik, dan kapas dakron). Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrasi efektif meningkatkan kualitas fisik dan kimia, namun parameter mikrobiologi seperti Escherichia coli dan total coliform masih belum sepenuhnya memenuhi standar air minum berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.2 Tahun 2023. Filter dengan panjang 120 cm terbukti lebih efektif dalam penyaringan. Penelitian ini merekomendasikan sistem filtrasi sebagai solusi ekonomis dan praktis bagi masyarakat dengan keterbatasan akses air bersih.

Downloads

Published

31-03-2026