Pengalaman Auditor Menghadapi Risiko Fraud Siklus Akuisisi-Pembayaran Ditinjau dari Relasi Auditor-Auditee: Fenomenologi di Makassar
DOI:
https://doi.org/10.61179/ejba.v20i2.870Keywords:
Fraud Risk, Acquisition and Payment Cycle, Auditor-Auditee Relationship, Phenomenological StudyAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana auditor mengalami dan menghadapi risiko fraud pada siklus akuisisi-pembayaran dalam konteks relasi auditor-auditee di Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua auditor dari Kantor Akuntan Publik yang berbeda, yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman dalam mengaudit siklus akuisisi-pembayaran dan berinteraksi dengan auditee. Data wawancara dianalisis secara deskriptif melalui pengelompokan informasi berdasarkan tema yang relevan, perbandingan pengalaman informan, identifikasi pola yang muncul, serta interpretasi temuan dengan mengaitkannya pada literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko fraud tidak dapat diidentifikasi hanya melalui dokumen transaksi. Auditor mengombinasikan pemeriksaan dokumen, verifikasi fisik, vouching, skeptisisme profesional, pemahaman proses bisnis, dan komunikasi interpersonal untuk menilai keterjadian, keakuratan, dan kelengkapan transaksi. Relasi auditor-auditee mempermudah akses informasi dan klarifikasi, tetapi kedekatan berlebihan, tekanan, atau konflik kepentingan dapat mengancam independensi auditor. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan komunikasi relasional dengan tetap mempertahankan batas profesional, skeptisisme, dan independensi. Kebaruan penelitian ini terletak pada perspektif pengalaman mengenai peran paradoksal relasi auditor-auditee dalam mengidentifikasi risiko fraud pada siklus akuisisi-pembayaran, khususnya berdasarkan pengalaman auditor di Makassar
References
Arens A. Alvin,. (2015). Auditing dan jasa assurance Pendekatan Terintegrasi. Jilid 2. (Edisi 15). Jakarta. Erlangga.
Arens A. Alvin, Randal J. Elder dan Mark S. Beasley. (2015). Auditing dan jasa assurance Pendekatan Terintegrasi. Jilid 1. Edisi Lima Belas-Jakarta. Erlangga.
Dunakhir, S., Afiah, N. A., Idris, H., & Idrus, M. (2023). Understanding auditor-auditee relationship: some cultural considerations. International Journal of Professional Business Review, 8(5), 01-30.
Ed-Douadi, S. A. (2026). The behavioral and cultural determinants of the auditor-auditee relationship: An analysis applied to the auditing of social programs. International Journal of Professional Business Review, 11(1), 1–25, Article e05811.
Fransiska, E. (2015). Pendeteksian kecurangan pengadaan aktiva tetap dengan metode deduktif pada siklus pembelian dan pembayaran pada PT. Pos Indonesia (Persero) [Skripsi sarjana, Universitas Advent Indonesia]. Perpustakaan UNAI.
Grabosky, P., & Duffield, G. (2001). Red flags of fraud. Trends & Issues in Crime and Criminal Justice, (200), 1–6. Australian Institute of Criminology.
Juliyanti, K., & Muslim, A. I. (2024). Pengaruh Pengalaman Auditor, Skeptisme, Intuisi, Risiko Audit dan Keahlian Forensik terhadap Pendeteksian Kecurangan (Fraud). Jurnal Riset Keuangan dan Akuntansi, 10(2).
Katan, F., & Ratih, S. (2023). Analisis sistem pengendalian internal pembelian untuk meminimalisir risiko kecurangan (Studi pada salah satu manufaktur kelapa di Surabaya). Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(4), 813–822.
Kaplan, R. L. (2004). The mother of all conflicts: Auditors and their clients. The Journal of Corporation Law, 29(2), 363–383.
Kim, B., Kim, C., & Kim, M. (2025). Regulatory enforcement and audit market consequences: Evidence from KPMG’s inspection scandal. The British Accounting Review, Advance online publication.
Mahendra, A. R., Rahman, M. I. A., & Sandari, T. E. (2026). Pengaruh Kepatuhan Kode Etik Auditor Terhadap Efektivitas Proses Audit. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, 3(1), 94-99.
Miradji, M. A., Vercelly, W. A. S., Putra, R. P. L., & Widyastuti, E. T. (2025). ETIKA DI TITIK KRITIS: STUDI LITERATUR DILEMA ETIS AUDITOR DAN MEKANISME PENJAGAANNYA. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 3(2), 81-93.
Parinding, I. I., Hasanuddin, A. N. T., Rusdiansyah, N., & Supriyono, R. A. (2025). Analisis Deskriptif Pelaksanaan dan Kendala Audit Internal Pengadaan Barang dan Jasa di Inspektorat Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Aktiva: Riset Akuntansi dan Keuangan, 7(3), 102-112.
Putri, R. D., Sukraini, J., Syahrila, A. P., & Daryanti, I. (2026). Audit Siklus Akuisisi Modal dan Pembayaran Kembali: Tinjauan Literatur terhadap Prosedur Audit, Risiko Salah Saji, dan Efektivitas Pengendalian Internal Perusahaan. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 3(01).
Purwanti, L., Triyuwono, I., Ichsan, M., Ramadhani, F. N., Effendie, S. A., & Prakoso, A. (2025). Audit quality: A strategic lesson from the pandemic era. Corporate & Business Strategy Review, 6(2), 8–18.
Rizal, I. (2025). Kolaborasi antara Auditor dan Auditee dalam Proses Pelaksanaan Audit. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 477-488.
Tumanan, M., Akil, A., & Alfarisi, M. N. (2025). Analisis Kasus Siklus Akuisisi dan Pembayaran dalam Meningkatkan Efektivitas Pengendalian Internal Perusahaan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 232-247.
Taufikurahman, T., Zalzabilah, N., & Masyhuri, M. (2025). Optimalisasi audit internal terhadap siklus pendapatan dan pengeluaran sebagai pencegahan kecurangan di era digital. Journal of Economics, Management, and Accounting, 1(2), 337-346.
Wahyudi, G., & Qintharah, Y. N. (2023). Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman, Risiko Audit, Dan Keahlian Audit Terhadap Pendeteksian Kecurangan. Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi (PETA), 8(1), 96-114.
Wati, R. S. (2026). Fraud and the accounting information system. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(6), 33–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Theresia Aurelia Seroja, Gita Angelica Kie, Siti Rahma Aulia; Alia Rezki Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









