This is an outdated version published on 2026-03-31. Read the most recent version.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA BACANG (Mangifera foetida L.) TERHADAP BAKTERI Sthapylococcus epidermidis

Authors

  • Maria Herlina Klau Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo
  • Beta Ria Erika Marita Dellima Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo
  • Eni Kartika Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo

Abstract

Infeksi mikroba merupakan salah satu penyebab masalah kesehatan pada anak dan orang dewasa. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi yaitu Sthapylococcus epidermidis. Staphylococcus epidermidis adalah salah satu jenis bakteri yang sering menyebabkan infeksi kulit contohnya jerawat. Daun mangga bacang merupakan tanaman yang mempunyai kandungan senyawa aktif yang dapat digunakan untuk pengobatan salah satunya sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga bacang terhadap Sthapylococcus epidermidis.

Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan metode difusi sumuran. Tahapan dalam penelitian ini meliputi pembuatan ekstrak daun mangga bacang dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80%, tahapan penelitian meliputi uji fitokimia serta uji aktivitas antibakteri. Data hasil dari penelitian ini kemudian dianalisis statistik dengan uji one way ANOVA.

Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% kemudian uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga bacang (Mangifera foetida L.) terhadap bakteri Sthapylococcus epidermidis dengan metode difusi sumuran dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% terhadap kontrol pelarut DMSO 10%. Ekstrak etanol daun mangga bacang konsentrasi 20% mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis sebesar 15,67 mm (kategori kuat), konsentrasi 40% mampu menghambat 18,20 mm (kategori kuat), konsentrasi 60% menghambat pertumbuhan sebesar 21,83 (kategori sangat kuat) dan konsentrasi 80% menghambat sebesar 26,00 (kategori sangat kuat) dan kontrol negatif tidak menghambat pertumbuhan bakteri. berdasarkan hasil uji one way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi yaitu (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan pada penggunaan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun mangga bacang dalam mengahambat pertumbuhan bakteri Sthapylococcus epidermidis.

Downloads

Published

2026-03-31

Versions